Cerita
pendek ini adalah terjemahan bebas dari During the Dance
karya Mark Lawrence, ditulis dengan izin pengarangnya.
Ayah berhenti minum-minum di hari
adik perempuanku lahir. Beliau memanggilnya malaikat, dan bir tak lagi mendekatinya
sampai adikku meninggal. Ayah datang ke pemakaman sambil mabuk, menangis dan
meraung, cukup keras untuk dua orangtua, cukup lantang untuk menutupi diamnya
Mam. Pada akhirnya, orang-orang harus menahannya, atau beliau akan melompat ke
kuburan. Bakal terlihat cukup konyol, seorang pria dewasa masuk ke dalam lubang sempit itu. Aku membayangkannya, beliau terjepit terbalik di liang lahat,
kakinya bergerak di udara, dan tawa tahu-tahu menyerangku, begitu ganas sampai
tenggorokanku sakit.