Saturday, September 29, 2018

Di Balik Layar Un Treno Per Non So - Kereta (bukan) Tanpa Tujuan


(pengin belajar gambar lagi, deh... kayaknya bagusan ilustrasi 28 Detik. haha)

Seperti di buku pertama, saya baru berbagi cerita tentang pembuatan karya kedua saya, Un Treno Per Non So di blog ini setelah novelnya rilis berbulan-bulan yang lalu. Kalau dulu bertepatan dengan #LiveInterview di Twitter, sekarang saya sedang mengadakan giveaway contest berhadiah pernak-pernik bertema salah satu unsur di novelnya, yaitu Hujan Emas atau La Pioggia d'Oro. Caranya mudah, cukup foto buku Un Treno (atau UTPNS? Salah sendiri kasih judul panjang-panjang haha) dan tulis resensinya di caption, sertakan tagar dan tag IG saya @coverlylove_id. Lebih lengkapnya tinggal ke postingan Instagram saya saja deh, yang paling terbaru :D

Wednesday, April 18, 2018

Pop Punk Post-2000s Edition

Ilustrasi aka songpic (istilah saya sendiri) yang saya buat berdasarkan dua lagu All Time Low, Stay Awake (Dreams Only Last For A Night) dan Somewhere In Neverland

Di tahun pertama saya mengajar dulu, saya dan rekan-rekan guru yang baru saja melewati sesi bagi raport (kalau di sekolah kami namanya Parent-Teacher Interview) memutuskan untuk menghibur diri dengan berkaraoke. Sesampainya kami di sana, kami memilih lagu bergantian dan bernyanyi, lalu sampailah pada pilihan lagu saya.

"Siapa nih, yang pilih Linkin Park?" tanya seorang guru heran.

Monday, April 16, 2018

Un Viaggio Senza Direzione, Una Strada Senza Fine

https://www.instagram.com/p/BhYFXq9nzD_/?taken-by=letterandread

Kau mungkin akan mendengar dongeng ini satu kali, jadi simaklah baik-baik.

Ada sebuah kereta. Dari luar, kereta itu tampak sangat biasa--untuk penumpang, berpendingin udara, ditempatkan di atas rel. Rel itulah yang membuatnya beda, karena ia membentang seolah tanpa ujung, dan menaiki kereta itu sama saja dengan berniat menuju ketidakpastian. Kereta tanpa tujuan.

Apa kau mau menaikinya?